Tren Desain Interior yang Akan Bersinar di 2019 Menurut Terazzo

jasa desain interior

Seperti halnya mode, roda dalam dunia desain interior juga berputar. Sekarang roda itu stop pada era ’70-an sampai ’80-an, mana kala terrazzo sedang jaya-jayanya.

Memasuki tahun 2019, para desainer interior mulai memprediksi popularitas. Tampaknya era kejayaan marmer pelan mulai bergeser, digantikan oleh terazzo atau teraso.

“Popularitas desain interior terbesar tahun 2019 ialah teraso. Dengan seluruh keranjingan akan Memphis Milano tahun 80-an yang terjadi, kita memperhatikan orang-orang membeli meja kopi teraso, meja sisi, dan lantai keramik. Kita malah memperhatikan motif ubin teraso diterapkan pada wallpaper dan karpet. Ini ialah popularitas dari masa lalu yang kembali dengan sentuhan modern,” papar desainer interior Sasha Bikoff.

Hal senada disajikan Arielle Assouline-Lichten, pendiri firma desain Slash Objects di New York. Dia malahan berpendapat teraso akan mengetren pada 2019.

“Orang-orang benar-benar mengaplikasikan teraso ke tingkat selanjutnya, dan kita akan memperhatikan lebih banyak teraso di dapur dan sebagai aksesori di sekitar rumah. Tekstur dan warna benar-benar mengaksentuasi ruang dan menjadikan sentuhan bagi pengalaman orang dalam ruang,” kata Assouline-Lichten.

Motif teraso tak jarang diwujudkan material penutup lantai. Bagus itu di hunian, sampai perkantoran. Jadi, apa hakekatnya teraso?

Bermula di Italia lebih dari 500 tahun lalu. Pada ketika itu, marmer cuma diterapkan oleh kaum ningrat.

Tukang batu di Italia lazim menambang marmer dan granit mengaplikasikan dinamit. Sesudah ledakan, banyak pecahan marmer hancur dan jatuh ke sisi tambang.

Dalam bahasa Italia, Terrazzo artinya selasar. Nama ini diterapkan para pekerja konstruksi di Venesia yang menciptakan teraso sebagai solusi ekonomis melapisi lantai selasar rumah mereka.

Mereka mengumpulkan pecahan marmer, mencampur keping demi keping dengan semen. Kemudian terciptalah material komposit ini.

Dengan perkembangannya, mereka membikin materi pelapis lantai dari sisa-sisa beraneka batuan. Alih-alih dibuang, potongan marmer, kuarsa, granit, dan kaca malahan diterapkan. Jadi teraso dapat dikatakan produk yang berkelanjutan.

Komposit ini disatukan dalam semen. Sesudah fragmen diset, permukaannya kemudian dipoles untuk menjadikan hasil akhir yang betul-betul halus.

Secara tradisional teraso pada era ’70-an dan ’80-an dipasarkan sebagai lantai. Kini, teraso dianggap sebagai material mewah. Walaupun awalnya dirancang sebagai solusi ramah bujet dan berkelanjutan.

Teraso mempunyai sejumlah keunggulan. Ini ialah material yang betul-betul bendung lama, tarif perawatannya rendah. Profit lainnya ialah, teraso tak gampang meresap kuman atau air.

Itu kenapa terasi tak jarang sering kali diterapkan sebagai pelapis lantai di zona dengan lalu lintas tinggi. Ucap saja bandar udara, gedung perkantoran, hingga rumah sakit

Teraso menyelimuti lantai Hollywood Walk of Fame, melapisi lantai London Underground, juga dinding di Metro Barcelona. Teraso ada di mana-mana, motifnya dapat dikatakan retro sekalian elegan.

Walau Bikoff meramalkan teraso akan mengetren pada 2019, hakekatnya Pinterest telah lebih dahulu meramalkan motif acak ini akan populer.

Pinterest membongkar orang yang menaruh gambar teraso naik sampai 316 persen pada 2018. Ini membuatnya menjadi salah satu popularitas rumah tahun 2018.

Salah satu alasan tren teraso ialah, opsi warna dan materialnya yang tidak terbatas. Komposit teraso dapat berupa kaca, pecahan logam, bukan cuma marmer dan bebatuan lain.

Tampilan material warna berbintik-bintik yang mengagumkan ini secara visual menarik, malahan serba-pantas dengan beraneka desain rumah. Sebagai material penutup lantai, sebagian desain cukup netral.

Netralitas ini penting untuk menjadikan latar belakang total untuk aksesori semarak. Sementara teraso lain dapat jadi spot konsentrasi dalam ruangan dengan warna-warna cemerlang dan kombinasi marmer yang mewah.

Penting diingat, untuk mengaplikasikan popularitas ini di hunian, Anda tidak senantiasa perlu mengungkap lantai.

Menukil Dwell, tren teraso membikin banyak desainer produk menjadikannya pandangan baru. Sekarang Anda dapat menemukan furnitur, aksesori rumah, pelapis dinding, dan lain-lain dengan motif teraso.