Dinas Bina Marga Beli Sound System Rp 220 Juta sebab Pindah ke Kantor Baru

Dinas Bina Marga Beli Sound System Rp 220 Juta sebab Pindah ke Kantor Baru
Sewa sound system jakarta – Kepala Dinas Bina Marga DKI Yusmada Faizal menerangkan alasannya menganggarkan pengadaan sound system sampai Rp 220 juta. Yusmada mengatakan hal hal yang demikian sebab Dinas Bina Marga akan pindah ke gedung baru yang belum dipasang sound system di dalam gedungnya. “Kita kan berharap pindah ke gedung baru. Kita tanya terbukti gedung itu standar saja enggak ada speaker-nya. Gedung lama kami berharap dipinjam Bareskrim. Kami pindah ke gedung tinggi di dekat sana juga di Jalan Jati Baru,” ujar Yusmada di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jumat (18/9/2015). Kecuali itu, Yusmada menerangkan bahwa selama ini aset sound system yang dipakai Dinas Bina Marga masih bergabung dengan Dinas Tata Air. Karena, kedua satuan kerja perangkat tempat (SKPD) ini dulunya memang tergabung menjadi satu dengan nama Dinas Profesi Biasa.

Yusmana mengatakan aset sound system peninggalan Dinas PU itu akan dimiliki oleh Dinas Tata Air saja. Sementara, Dinas Bina Marga akan membeli yang baru. Ia mengevaluasi wajar kalau harganya mahal sebab sound system hal yang demikian akan digunakan di segala ruangan di gedung baru mereka. Yusmada juga menjawab soal anggaran pelatihan fisik dan pembinaan rohani yang diukur tak perlu oleh member Badan Anggaran DPRD. Yusmada mengatakan, anggaran hal yang demikian diperlukan untuk membayar instruktur olahraga.

Sementara itu, anggaran pembinaan rohani juga tak cuma dipakai untuk pengajian saja seperti yang disebut member Banggar. Namun juga membiayai kesibukan pada hari-hari besar keagamaan seperti Maulid Nabi dan juga kesibukan di bulan Ramadhon. “Seperti di bulan Ramadhon ada pidato-pidato demikian itu, duitnya dari mana?” ujar Yusmada. Sebelumnya, member Badan Anggaran DPRD DKI Bestari Barus kembali menemukan anggaran yang ia poin berlebihan dalam program kesibukan yang diajukan oleh satuan kerja perangkat tempat (SKPD). Dikala ini, giliran pengadaan sound system di Dinas Bina Marga DKI yang disoroti sebab menempuh Rp 220 juta, menumbangkan anggaran operasional kantor lain. “Ada pengadaan sound system hingga Rp 220 juta. Apa Bapak berharap menjalankan demo kepada kebijakan Gubernur gunakan sound system semahal ini? Agar suaranya keras? Sebaiknya Bapak pinjam sajalah, karema kami akan belikan sound system juga untuk Dinas Kebakaran,” ujar Bestari.

 

 

Baca juga : Sewa organ tunggal