Kenali Sejarah Printer Yuk

Sejarah percetakan kembali ke duplikasi gambar dengan sistem perangko di masa-masa permulaan. Pengaplikasian segel bulat untuk memutar kesan ke dalam tablet tanah liat kembali ke peradaban Mesopotamia permulaan sebelum 3000 SM, mereka menunjukkan gambar yang rumit dan menawan. Di Cina dan Mesir, pemakaian perangko kecil untuk segel mendahului pemakaian blok yang lebih besar. Di Cina, India dan Eropa, percetakan di atas kain pasti mendahului pencetakan di atas kertas atau papirus. Pengerjaannya pada dasarnya sama: di Eropa, tayangan presentasi khusus cetakan sering kali dicetak pada sutra hingga abad ke-17. Perkembangan percetakan memungkinkan buku, surat isu, majalah, dan bahan bacaan lainnya diproduksi dalam jumlah banyak, dan ini memainkan peran penting dalam mempromosikan keaksaraan.

Baca juga >> https://www.quickprint.co.id/blog/printer-untuk-cetak-sticker-dari-rumah

Teknik cetak mencetak telah dilakukan secara simpel di Cina pada abad ke-14. Kreatif orang-orang Cina sudah sukses menjadikan tinta dan block printing yang berimbas besar kepada kultur artikel. Tapi perkembangan teknik cetak di Cina tak sehebat dengan perkembangan yang terjadi di Eropa. Hal ini terjadi disebabkan abjad Cina mempunyai ribuan ideogram spesifik, yang amat sukar kalau dipakai di mesin tik. Walhasil, hampir tak ada perubahan yang berarti dalam hal efisiensi produksi di Cina sebagaimana yang terjadi di Eropa.

Tokoh penemu printer pertamakali yakni seorang jago besi yang berasal dari Jerman yang bernama Johannes Gensfleisch Zur Laden Zum Gutenberg antara tahun 1938 sampai tahun 1468. Printer pertamakali hal yang demikian amat besar dan berat, bahannya terbuat dari logam dan mengaplikasikan minyak khusus yang dipakai sebagai tinta. Walhasil Gutenberg mempublikasikan printer buatannya pertama kali pada tahun 1950-an.

Tampilan permulaan printer ini amat klasik, tapi masih dapat dipercaya untuk mengetik huruf secara pesat dan pas, walau malah tak secepat printer masa sekarang. Mesin hal yang demikian yakni mesin yang dipakai untuk mencetak Alkitab secara massal pada waktu itu. Berkat penemuannya ini, Gutenberg menjadi orang familiar di Jerman dan masyarakat mendatangi ke kediamannnya untuk mengenal sistem kerja mesin ini. Dari situ printer ini berkembang dengan pesat di dataran Eropa, sampai tercipta printer modern ketika ini seperti printer macam Dot Matrix, Inkjet, dan Laserjet.

Artikel lainnya >> https://www.quickprint.co.id/blog/perbedaan-cutting-sticker-dan-printing-sticker

Sejarah Printer Dot Matrix
Printer ini pertama kali diwujudkan pada tahun 1964. Kemudian pada tahun 1970 printer ini diproduksi secara massal oleh pabrik Komputerisasi dan Centronic. Sistem kerja printer dot matrix dipukul secara berulang-ulang, yakni bergerak seperti maju mundur dan ke samping kanan kiri secara bolak-balik dikala sedang mencetak artikel.

Sejarah Printer Inkjet
Konsep pencetakan inkjet berasal dari abad ke-20, dan teknologi ini pertama kali dioptimalkan pada permulaan 1950-an. Diawali pada akhir 1970-an, printer inkjet yang dapat mereproduksi gambar komputerisasi yang dibuat oleh komputer dioptimalkan, khususnya oleh Epson, Hewlett-Packard (HP), dan Canon. Di pasar konsumen di segala dunia, empat produsen mendonasi beberapa penjualan printer inkjet: Canon, HP, Epson, dan Brother.

Sejarah Printer Laser
Fuji Xerox yaitu Penggagas dalam teknologi percetakan yang secara tetap membawa terobosan dan temuan. Seluruh bermula semenjak tahun 1971, Gary Starkweather seorang insinyur dari xerox Palo alto Research centre. Beliau familiar dengan penemuan kreatif pancaran cahaya laser yang penggunaanya digunakan pada mesin printer. Hasil kerja keras xerox berbuah hasil, puncaknya pada tahun 1977 untuk pertama kalinya di dunia, produk laser printer xerox 9700 diberi tahu pada khalayak awam

Info terlengkap : https://www.quickprint.co.id/blog/ketahui-tentang-sticker-vinyl-harga-sticker-vinyl